Fire! Fire! Dor! Dor!
Berulang-ulang suara itu terdengar di halaman depan. Anak tetangga punya mainan baru, sebuah senjata elektrik. Sebentar, anak laki-laki saya nampak terkagum-kagum setiap kali temannya itu mengacung-acungkan senjatanya. Tapi syukur deh, setelah itu dia tak lagi peduli. Ia mengayuh sepeda roda “empat”-nya untuk berlatih.
Saya tidak mengerti mengapa beberapa orang tua mau membelikan mainan senjata seperti itu buat anak-anak balitanya. Bagi saya pribadi, terlalu sedikit hal positif yang bisa dipelajari anak dari mainan semacam itu. Selain tidak membuat anak-anak bergerak, mainan semacam itu juga memberikan pengaruh emosional yang impulsif dan menyerang. Imajinasi anak, saya yakin juga akan melayang pada situasi yang kurang bagus, yaitu peperangan dan penyerangan.
Entahlah, mungkin setiap orang memang memiliki cara pandang masing-masing tentang bagaimana mendidik anak-anaknya. Akan tetapi, saya pikir tak ada salahnya kalau orang tua belajar tentang edukasi sedalam-dalamnya, sehingga beberapa hal yang bersifat prinsipil tak terlewatkan.
Incoming search terms for the article:
- senjata mainan
- cara membuat senjata mainan
- mainan senjata
- cara membuat mainan senjata
- membuat senjata mainan
- senapan mainan
- cara membuat tembakan mainan
- senjata mainan bagus
- sejata mainan
- SENJATA MAINAN TERBARU
Anda mau curhat, atau menceritakan kisah hebat anda? Ayo Kirimkan Sekarang Juga!
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
|
Ebook Gratis Cara Cari Uang Di Internet Cocok Untuk pemula yang masih gaptek banget dengan bisnis online. |
Peluang Bisnis Terbaru 2012 Cocok buat pemula yang nggak bisa internet marketing |






