BELAJAR MEMBACA | Bisnis Internet | Peluang Bisnis Hosting | Dunia Parenting
 
TRAINING GRATIS MEMBANGUN BISNIS ONLINE DAN INTERNET MARKETING, 100% GRATIS!
Jangan sampai terlambat! Hari ini daftar, dan langsung praktek. Benar-benar GRATIS! Klik Disini!
  EBOOK BARU: CARA MENGATASI BERBAGAI KESULITAN MENGAJAR ANAK BISA DAN SUKA MEMBACA
Ebook Plus Bahan-Bahan Mengajar dengan pendekatan Multi-Metode Download Disini!
Fri
15
Jun

Duka anak, Derita Ibu

Posting bynilna

oleh: Hesti Tresnasih

Ini bukan cerita cabul. Tapi benar-benar menimpa saya. Saya meniup-niup  duburnya sambil melantunkan kalimat tauhid dalam batin. Saya tahu ini teramat sakit bagi Abiy yang masih 8 tahun. Saya juga harus menahan tangis di depan Abiy. Ini permintaan Abiy sendiri.

“Tolong beritahu tamu yang besuk Abiy ya, Ma. Jangan menangis di sini. Allah sayang Abiy. Allah Tahu Abiy kuat menghadapi ujian ini. Abiy anak istimewa kan, Ma?” Saya sepakat dengan Abiy untuk menjaga prasangka baik kepada Allah. Abiy mengerti bahwa dokter, suster, alat dan obat hanya media. Sisanya adalah keyakinan dan kepasrahan jiwanya mendukung jagad mekanisme tubuhnya. Seperti hari ini Abiy berusaha menahan erangannya. Hingga tercetus dari mulut Abiy,

“Ma, Abiy mau ketemu Allah aja…!”

“Mama sudah ikhlas, Nak…” jawab saya lirih.

Tapi tiba-tiba,

“Byaaar!”

darah segar memancar dari dubur Abiy! Serr! Kira-kira 200ml.

Saya berusaha menahan kaget. Suster memberi isyarat pada saya untuk tetap tenang. Sementara suster membantu membenahi Abiy, saya meninggalkan ruangan menuju ruang tunggu. Di situ pecahlah tangis saya sejadi-jadinya.

                                     ***

Sepenggal kisah seorang ibu penderita Leukemia ini adalah oleh-oleh pengajianku Kamis (14/6) kemarin. Abiy adalah teman selevel anakku di SD Mutiara Bunda. Ibu ini menceritakan banyak hikmah. Aku ikut terhanyut dengan ceritanya. Ibu ini begitu tenang dan tegar menceritakan pengalamannya dengan lancar. Saya jadi ingat pesan ustadzah; kalau kita mau pandai berkomunikasi dengan baik, komunikasi kita dengan Allah harus baik terlebih dahulu. Kelihatan orang yang sering dialog sama Allah, ya seperti ibu ini. Inilah yang dilakukannya sepanjang hampir setahun ini; mendaftar 10 dosa terbesarnya selama ini, membersihkannya dengan shadaqah, berbaik sangka kepada Allah, mendawamkan ibadah rutin terutama shalat malam, baca Qur’an dan puasa; bergaul dengan orang-orang soleh yang menginspirasinya sikap positif pada hidup.

Dia mengaku banyak mu’jizat yang tidak terduga. Misalnya pernah dia mengantar Abiy untuk kemo di Jakarta dan hanya punya uang Rp. 200.000 (hanya ongkos sekali jalan). Di travel yang dinaikinya, dia bertemu teman lama. Ngobrol-ngobrol… Saat berpisah dia memberinya secarik amplop. Setelah dibuka isinya satu juta! Sambil menunggu Abiy proses kemo, dia pergi ke pondok wisata hati (Yusuf Mansur) yang biasa dia kunjungi untuk nge’cas’ spiritnya. Di sana dia berkata dalam hati, “Saya sedekah 500rb untuk pondok hafizh Qur-an; sisanya buat ongkos pulang.” Tiba di rumah sakit, dia bertemu mertuanya yang memberinya segepok uang berjumlah lima juta! Sejak itu dia yakin untuk tidak ragu bersedekah.

 “Saya diajari Allah kepasrahan dan keikhlasan hanya dalam setahun melalui Abiy..” Ibarat sekolah, ibu ini lulus kenaikan tingkat/ kelas.

Subhanallah Maha Berkehendak Allah …

Incoming search terms for the article:

Anda mau curhat, atau menceritakan kisah hebat anda? Ayo Kirimkan Sekarang Juga!

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Belajar Jadi Affiliate Sukses
Cocok Untuk pemula yang masih gaptek banget dengan bisnis online.
  Panduan Bisnis Clickbank
Panduan Terbaik Jualan di Clickbank dengan cara SEO dan Adwords.

Bisnis Herbal




Dunia Parenting - Buku Anak di Facebook

Comments are closed.



Pustaka Nilna | Ide Usaha | Sekolah Menulis | Bisnis Internet | Internet Money | Free Hosting
Tips & Article | Dunia Parenting | Pendidikan Rumah | Pelatihan Jurnalistik | Belajar Membaca | Keynote Speaker | Bisnis Hosting