BELAJAR MEMBACA | Bisnis Internet | Peluang Bisnis Hosting | Dunia Parenting
 
TRAINING GRATIS MEMBANGUN BISNIS ONLINE DAN INTERNET MARKETING, 100% GRATIS!
Jangan sampai terlambat! Hari ini daftar, dan langsung praktek. Benar-benar GRATIS! Klik Disini!
  EBOOK BARU: CARA MENGATASI BERBAGAI KESULITAN MENGAJAR ANAK BISA DAN SUKA MEMBACA
Ebook Plus Bahan-Bahan Mengajar dengan pendekatan Multi-Metode Download Disini!
Sun
3
Jun

Panci dan kecoa

Posting byRoshendanoor

Setiap ada waktu untuk ke Bandung, bagi kami kini menyenangkan, karena sambil nengok si sulung yang kuliah di ITB, baru tahun kesatu.

Sayang dia lagi ada acara di himpunan.  ”Katanya wajib, biar cepat selesailah,” alasannya, “makanya dia tidak ikut pelatihan Family Writing kemarin.”

Memang kami anjurkan dia supaya gaul, karena bukan lagi anak SMU yang anak mami. Tadinya sih tiap hari telp. Rupa rupa pengaduannya, ada yang dibentak kakak senior (cerita sambil nangis), cerita pacar temannya yang kalau makan 4 porsi normal, karena dia tinggi besar, belum lagi IP temannya yang 0.9 katanya ngga nyampe 1 sambil ketawa.

Tapi hasil semester kemarin juga anak saya sih biasa saja, yang penting dia suka dulu deh yang namanya kuliah. Dan ngga nangis kayak temannya, karena jauh dari mami dan sudah pede dibentak senior.

Tak terasa kami lihat dia makin dewasa, dan sudah agak bisa mengurus sendiri. Saya lihat lemarinya rapi, susunan bajunya sudah benar he he, per kelompok maksudnya.

Tadinya saya khawatir itu ngga bisa dilakukan karena selama ini kesalahan ibunya sih membiarkan ‘pelatihan’ itu dilakukan pembantu.

Tapi ada yang membuat saya terdiam waktu menerima telp sebelumnya,  ”Bu kapan ke Bandung?”

Saya bilang, “Insya Allah hari jum’at, nginap agak 2 malam”
Terdengar dia bersorak gembira.

Lalu, “Jangan lupa bawakan aku wajan dan panci yang kecil itu ya” katanya.

Saya heran, bukannya wajan dan panci di tempat kost nya lengkap? Bahkan waktu saya bawakan panci yang baru, ibu kos nya bilang, ngga usah karena sudah banyak, bawa lagi aja ke Jakarta. Tapi kenapa tiba tiba minta dibawakan??.

Penasaran saya tanya, “Kenapa nak, bukannya di tempat kos banyak?” saya tanya sambil ngga enak perasaan, jangan jangan dia mecahin eh masa mecahin panci sih atau menghilangkan, dibawa kemana …-:))

Lalu anakku menyahut,  ”Panci yang di tempat kos ada kecoanya!!!”

Maksudnya mungkin dilalui kecoa, saya tercenung lha kalau panci yang baru ini juga dilalui kecoa, dia buang gitu? Wah tiba tiba saya menyadari ini dia kesalahan ibunya juga, tidak mengajarkan cara mencuci panci yang diinjak kecoa……

Karena saya lama ngga nyahut di telp dia bilang tanpa merasa di’anehi’ ibunya, “Bu panci yang ini, nanti aku simpan dikamarku saja deh biar ngga ada kecoanya…”.-)))?@*#

Anda mau curhat, atau menceritakan kisah hebat anda? Ayo Kirimkan Sekarang Juga!

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.




Dunia Parenting - Buku Anak di Facebook
 Print Artikel Ini

Artikel ini diterbitkan oleh Blog Family Writing dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 6 August 2007. Artikel ini bebas ditulis ulang untuk keperluan non-komersial selama mencantumkan nama penulis dan sumber (URL) halaman yang dikutip dan tidak mengubah isinya.

Baca juga artikel menarik lainnya di:
Sekolah Menulis | Jurnal Pustaka Nilna | Belajar Bisnis Internet | Panduan Hosting Gratis | Belajar Wordpress

Author:
Roshendanoor
Time:
Sunday, June 3rd, 2007 at 3:28 pm
Category:
Curhat, Ekspresi
Comments:
You can leave a response, or trackback from your own site.
RSS:
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Navigation:

Comments are closed.



Pustaka Nilna | Ide Usaha | Sekolah Menulis | Bisnis Internet | Internet Money | Free Hosting
Tips & Article | Dunia Parenting | Pendidikan Rumah | Pelatihan Jurnalistik | Belajar Membaca | Keynote Speaker | Bisnis Hosting