<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Family Writing &#187; Puisi</title>
	<atom:link href="http://www.family-writing.com/category/puisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.family-writing.com</link>
	<description>saat-saat keluarga menulis cinta dan impian</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Oct 2011 23:22:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Kasih Sayangmu Ibu (Your Great Love Mother)</title>
		<link>http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/</link>
		<comments>http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 14:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.family-writing.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[KASIH  SAYANGMU… IBU Ibu…Maafkan aku…sejak  lahir hingga  kudewasa Selalu menyusahkan hidupmu Tak kan pernah bisa kubalas jasa – jasamu Tak akan bisa ibu … Meskipun ku belikan rumah mewah untukmu … Takkan bisa menggantikan kenyamanan rahimmu, saat aku menginap di sana selama 9 bulan Hari demi hari,minggu demi minggu dan bulan demi bulan bertambah berat [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KASIH  SAYANGMU… IBU</strong></p>
<p>Ibu…Maafkan aku…sejak  lahir hingga  kudewasa<br />
Selalu menyusahkan hidupmu<br />
Tak kan pernah bisa kubalas jasa – jasamu<br />
Tak akan bisa <a target="_blank" href="http://pendidikan-rumah.blogspot.com">ibu </a>…</p>
<p>Meskipun ku belikan <a target="_blank" href="http://pustakanilna.com">rumah mewah</a> untukmu …<br />
Takkan bisa menggantikan kenyamanan rahimmu,<br />
saat aku menginap di sana selama 9 bulan</p>
<p>Hari demi hari,minggu demi minggu dan bulan demi bulan<br />
bertambah berat dan nakalnya tendanganku di dalam rahimmu,<br />
Tidak membuatmu enggan membawaku kemanapun kau pergi<br />
Kau tidak mau kehilangan aku<br />
Sampai <a target="_blank" href="http://internetbisnis.us">sekarang </a>…tidak pernah kau tagih uang sewa rahimmu padaku</p>
<p>Ibu …Takkan bisa ku<a target="_blank" href="http://internetbisnis.us/pulsa">bayar</a> pengorbanan nyawamu sewaktu melahirkanku<br />
Nafasmu bisa saja berhenti sewaktu – sewaktu dan untuk selamanya<br />
Tetapi itu <a target="_blank" href="http://internetbisnis.us/bisnispilihan">semua </a>kau<br />
Itu semua demi aku<br />
Demi anakmu untuk bisa melihat terangnya dunia<br />
Demi <a target="_blank" href="http://sekolah-menullis.com">anak</a>mu untuk bisa menggapai harapan yang terbentang</p>
<p>Setelah lahir…. belum puas aku merepotkanmu<br />
Selama setahun atau dua tahun???</p>
<p>Bahkan aku lupa ibu<br />
Setiap malam selalu kuganggu  jam tidurmu dengan tangisan cengengku<br />
Maafkan aku ibu…aku haus tetapi aku tidak bisa bilang,<br />
aku cuma bisa menangis<br />
Oh ibu …betapa halus hatimu sehingga bisa <a target="_blank" href="http://pendidikan-rumah.blogspot.com">mengerti </a>bahasa dan keinginanku</p>
<p>Dinginnya malam tak membuatmu enggan secepatnya bangkit meraihku<br />
Kau dekap aku dan kau beri apa keinginanku<br />
Belaian dan dekapanmu memberikan kehangatan di dalam hatiku<br />
Senyum tulus yang terpancar dari wajah kuyumu, memberikan ketenangan dan kedamaian<br />
di dalam keresahanku</p>
<p>Dan sampai sekarang… tidak pernah kau beri aku tagihan bon ASI<br />
Tidak pernah ada perhitungan kasih sayang yang kau tagihkan<br />
Ibu…sekarang aku sudah dewasa<br />
Tetapi…kenapa aku tidak puas menyusahkanmu<br />
Dinginnya pagi tidak membuatmu surut untuk menyiapkan sarapan pagi yang bergizi<br />
Harapanmu hanya…supaya aku bisa konsentrasi belajar, pintar<br />
Dan bisa meraih cita – cita yang kuinginkan</p>
<p>Tetapi kenapa aku tidak pernah menyadarinya<br />
Kubantah selalu perintahmu,<br />
kuabaikan selalu nasehatmu<br />
Tetapi tidak pernah ada di dalam kamusmu<br />
untuk merancang strategi pembalasan yang jahat padaku<br />
Senyummu, ketulusan cinta  itulah balasanmu</p>
<p>Aku tak heran ibu,<br />
jika ada yang bertanya,<br />
“Siapakah orang yang kau hormati?”<br />
Lalu dijawab “ Ibumu,ibumu, ibumu lalu ayahmu”<br />
Namamu disebut tiga kali dibandingkan dengan ayah, ibu<br />
Betapa dimuliakannya dirimu<br />
karena ketulusan kasih sayangmu<br />
Meskipun kau tak mengharapkannya tetapi engkau layak mendapatkannya</p>
<p>Ibu…hanya doa yang bisa kuberikan padamu<br />
Kupanjatkan setiap <a target="_blank" href="http://pustakanilna.com/intermedia">hari </a>untuk kebahagiaan <a target="_blank" href="http://jurnalprojesi.info">dan </a>keselamatanmu<br />
di dunia dan akhirat<br />
Dan terimakasih atas kasih sayangmu padaku</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.family-writing.com%2Fpuisi%2Fkasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html%2F';
  addthis_title  = 'Kasih+Sayangmu+Ibu+%28Your+Great+Love+Mother%29';
  addthis_pub    = 'pustakanilna';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="kasih sayangmu">kasih sayangmu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="ibu kasih sayangmu">ibu kasih sayangmu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="puisi kasih sayang ibu">puisi kasih sayang ibu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="tokoh idola ibu">tokoh idola ibu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="PUISI KASIH SAYANG MU IBU">PUISI KASIH SAYANG MU IBU</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="terima kasih ibu terima kasih ayah untuk kasih dan sayangmu">terima kasih ibu terima kasih ayah untuk kasih dan sayangmu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="puisi aku sayang engkau ibu">puisi aku sayang engkau ibu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="kasih sayang mu">kasih sayang mu</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="puisi i love family">puisi i love family</a></li><li><a href="http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/" title="ibu mother">ibu mother</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 5.522 ms -->

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.family-writing.com/puisi/kasih-sayangmu-ibu-your-great-love-mother.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

