<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Family Writing &#187; Curhat</title>
	<atom:link href="http://www.family-writing.com/category/curhat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.family-writing.com</link>
	<description>saat-saat keluarga menulis cinta dan impian</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Mar 2010 07:56:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dia Milikku</title>
		<link>http://www.family-writing.com/curhat/dia-milikku.html/</link>
		<comments>http://www.family-writing.com/curhat/dia-milikku.html/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 01:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratnajanuarita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.family-writing.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[“Jadi gimana boy? Sudah ketemu belum dengan ‘cewek’ itu?” aku tiba-tiba saja menembakkan pertanyaan itu membuyarkan heningnya suasana di dalam mobil kecil kami ketika aku menjemputnya beberapa hari lalu.
“Apaan sih?” dia menyahuti dengan sebal dan cemberut. Aku tersenyum geli dan kucubit pipi chubby-nya. Dia tidak mengelak tapi memegang tanganku dan menggigitnya. Ah … aku sungguh [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="3">“Jadi gimana boy? Sudah ketemu belum dengan ‘<a target="_blank" href="http://pustakanilna.com">cewek</a>’ itu?” aku tiba-tiba saja menembakkan pertanyaan itu membuyarkan heningnya suasana di dalam <a target="_blank" href="http://internetbisnis.us">mobil </a>kecil kami ketika aku menjemputnya beberapa hari lalu.</font></p>
<p><font size="3">“Apaan sih?” dia menyahuti dengan sebal dan cemberut. Aku tersenyum geli dan kucubit pipi chubby-nya. Dia tidak mengelak tapi memegang tanganku dan menggigitnya. Ah … aku sungguh menikmati <a target="_blank" href="http://internetbisnis.us/pulsa">kemesraan </a>ini. </font></p>
<p><font size="3">“Ah itu lho … ada gak ‘cewek’ itu?” <a target="_blank" href="http://pendidikan-rumah.blogspot.com">desakku </a>nyinyir dan penasaran.</font></p>
<p><font size="3">Dia diam tak bergeming. Pura-pura tidak mendengar. Tapi aku menangkap semburat memerah di pipinya. Ahhaaa … something must be happened nih!!! Tapi bagaimana <a target="_blank" href="http://internetbisnis.us/bisnispilihan">caranya </a>ya agar ‘investigasi’ ini berlanjut peacefully? Aku diam mati gaya .  </font></p>
<p><font size="3">Beberapa menit kemudian  <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/lightbulb.png" /> … <a target="_blank" href="http://pustakanilna.com/intermedia">oke </a>… bismillahirrahmanirrahim …</font></p>
<p><font size="3">“Dulu ya bang, ketika bunda masih seumuran kamu, ya segini ini <a target="_blank" href="http://sekolah-menullis.com">kelas </a>dua smp, bunda pernah naksir teman sekelas. Bunda pernah maluuuuuu banget karena ketahuan ngelihatin dia.” </font></p>
<p><font size="3">Aku deg-degan. Khawatir intro kampungan begini tidak kena di hatinya <a target="_blank" href="http://jurnalprojesi.info">dan </a>malah menjadi boomerang. Ya Allah … bantu aku yang sedang belajar menjadi sahabat baginya … jangan biarkan aku sendirian menemaninya … </font></p>
<p><font size="3">“Terus gimana nda?” sahutnya walau dengan wajah yang tidak terlalu antusias.</font></p>
<p><font size="3">Alhamdulillah … gayung bersambut … <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/star.png" /> </font></p>
<p><font size="3">“Sejak itu, bunda janji sama diri sendiri tidak akan lihat-lihat dia lagi.” </font></p>
<p><font size="3">Kening dan alis tebalnya mengerut keheranan, “kok pake janji gitu?”</font></p>
<p><font size="3">“Ya malu aja, apalagi ternyata dia memang kelihatannya juga tidak pernah merhatiin bunda” </font></p>
<p><font size="3">“Aku mah enggak, Nda. Aku lihatin aja sampe matanya dia melihat ke tempat lain.” </font></p>
<p><font size="3">Debar di dadaku nyaris meletus mendengarnya. Setengah mati kutahan otot-otot di sekitar wajahku agar tidak nampak kegiranganku, kegelianku, dan sejuta perasaan di hatiku. Bisa-bisa hancur berkeping kepercayaan yang baru saja diletakkannya di telapak tangan perempuan yang melahirkannya ini. Kutarik nafas dan kuhembus perlahan demi menenangkan riuhnya gemuruh excited dalam diriku. Ssssstt &#8230; Panglima mudaku sedang jatuh cinta  <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/love.png" /></font></p>
<p><font size="3">“Memangnya dia siapa, yang? Teman sekelasmu?”</font></p>
<p><font size="3">“Hehe iya … tapi si %&amp;*#$ sudah ‘nembak’ cewek itu duluan”</font></p>
<p><font size="3">“Terus pacaran dong mereka?”</font></p>
<p><font size="3">“Enggak. Soalnya kemarin %&amp;*#$ marah-marah gara-gara cewek itu ternyata gak punya perasaan yang sama dengan %&amp;*#$.”</font></p>
<p><font size="3">“Mmm … dia sebetulnya naksir kamu kali ya?”</font></p>
<p><font size="3">Senyumnya mengembang. Ahhh … rasanya baru beberapa hari lalu kutuntun dia belajar berjalan … </font></p>
<p><font size="3">“Terus gimana dong?” </font></p>
<p><font size="3">“Ya abang sih lebih mementingkan persahabatan abang dengan %&amp;*#$.”</font></p>
<p><font size="3">Oh oh oh … pantesan aja … dia gandrung banget lagunya Yovie &amp; Nuno: Dia Milikku .</font></p>
<p><font size="3">Tapi … penjelasan terakhirnya cukup membuatku bangga … Panglima Mudaku ini sudah memiliki wisdom itu … ia memilih sebuah persahabatan ketimbang menyatakan perasaannya kepada gadis yang sejelasnya berperasaan sama dengan dia.</font></p>
<p><font size="3">Ya Tuhanku … terima kasih … </font></p>
<p><font size="3">Dan dia masih menjadi milikku … <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/love.png" /> <img src="http://images.multiply.com/common/smiles/love.png" /></font></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.family-writing.com%2Fcurhat%2Fdia-milikku.html%2F';
  addthis_title  = 'Dia+Milikku';
  addthis_pub    = 'pustakanilna';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.family-writing.com/curhat/dia-milikku.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
