DUNIA PARENTING | Bisnis di Rumah | Bisnis Hosting | KIRIM ARTIKEL | PENDAFTARAN JADI PENULIS
Selamat datang di Blog Family Writing

Tanpa kita sadari, ternyata banyak hal tak bisa kita ungkap dengan berbicara. Anehnya ketika tercurah lewat tulisan, gelora itu melesat keluar begitu saja. Jiwa kita terbebas dengan keluarnya kata demi kata.

Kita semua pasti punya cerita. Tak peduli kita penulis profesional atau bukan. Karena itu kami undang Anda menuliskan cerita-cerita Anda. Caranya mudah sekali. Bergabung, lalu Login dengan username dan password Anda, lalu mulailah bercerita. Ayo Bergabung! Klik Disini.

 
EBOOK BARU: CARA MENGATASI BERBAGAI KESULITAN MENGAJAR ANAK BISA DAN SUKA MEMBACA
Ebook Plus Bahan-Bahan Mengajar dengan pendekatan Multi-Metode Download Disini!


Sat
24
Oct

Belajar Membaca: Bisa Karena Biasa

Posting by maya

Tulisan ini saya dedikasikan buat teman-teman yang bertanya tentang Cara Mengajar Anak Membaca. Kupasan lengkap sudah saya buat dalam sebuah EBOOK BELAJAR MEMBACA. Silakan download disini! Semoga bermanfaat

Zaman dulu, anak 5 tahun bisa membaca adalah sesuatu yang langka. Orang tua juga jadi kecipratan bangga. Tapi saat ini, di mana dunia aksara sudah makin mewabah, akses terhadap bahan bacaan kian mudah, anak 3 tahun bisa membaca juga bukan lagi perkara langka. Persoalannya, bagaimana membuat anak-anak bisa membaca?

Berdasarkan pengalaman saya, cara mengajar anak membaca sebenarnya tidak membutuhkan hal-hal yang baku, rumit, dan sangat terstruktur. Saya memang mengajar anak pertama dengan metode yang lumayan butuh pengorbanan, yaitu metode Glen Doman. Tiap malam sibuk bikin kartu baca. Tapi lucunya, untuk mengajari anak kedua, saya hanya pakai buku tulis biasa plus pensil/balpoin. Belajarnya hanya 5 menit sebelum tidur atau pas waktu senggang. Saya pun baru memulainya pada usia 4,5 tahun.
Baca selengkapnya, klik disini!;

Sphere: Related Content

Fri
18
Sep

Tokoh Idola Anak-Anak

Posting by maya

oleh Maya – Pendidikan Rumah

Saat berumur 3 tahun anak saya Luqman (sekarang 5 tahun) sempat mengidolakan Naruto, karena anak tetangga kami yang sebaya dengannya sering memakai atribut-atribut sang hero itu. Meskipun tidak pernah menonton filmnya di rumah, rupanya sempat sesekali ia ikut menonton saat main ke rumah temannya itu. Akibatnya, ia jadi suka main tembak-tembakan walaupun pura-pura. Keluar pula kata-kata serampangan, “Bodoh! baong!” dan lain sebagainya.

Karena khawatir tokoh itu terus hidup di kepalanya, saya stop acara kunjungan ke rumah tetangga buat anak saya. Ia hanya boleh main di halaman dan tidak boleh main di dalam rumah temannya. Saya coba ganti sosok tokoh idola buat anak saya dengan memberikan jadwal nonton film animasi lain, waktu itu ada Barrenstein Bear di Space Toon. Alhamdulillah berhasil. Ceritanya sangat bagus, tapi sayang kemudian berhenti penayangannya.

Waktupun berlalu, dan sepertinya tokoh idola itu memang selalu dicari oleh anak saya.
Baca selengkapnya, klik disini!;

Sphere: Related Content

Wed
9
Sep

aku dan anak ku

Posting by anggia siregar

Waktu memang nggak terasa..sepertinya terus berlari kencang tanpa bisa di hentikan..16 tahunn..anakku sudah 16 tahunnn..ihhhh…cepat kali yaa…rasanya baru kemaren aq masih menggendongnya..masihh mengajarinya berjalan…sekarang…ya ampuunn kau sudah besar dan remaja.

Walaupun terkadang kau bukan seperti anakku..tapi..kau lebih sering sebagai teman dekat ku..kita cerita bersama, kita tertawa bersama…lucuuu yaaa.

Kau bilang, teman-teman mu cemburu kali padamu..karena kau beruntung punya mama sepeti aq..hahahahhaa..masak sihh..*sambil terus mikirrr bener nggak yaaa..*

Hal yang paling aq suka saat kita duduk berdua di teras atas rumah kita..tempat favorit ku pastinya. kita mulai dengan saling meledekkk..kadang-kadang kita gosipin si papa…stttt..stttt rahasia kita ajah yaaa…:)

Kau suka bertanya yang kadang-kadang cenderung..WTK..(want to knows ajahhh..) “mahh..memangnya mamah ngapain ajah sihh kalau ketemu temen mama..”..

Aku pasti bilang..’idiihhh mau tau ajah…keki..week..”
hahahhahaha kaw pasti ketawa..’allaaaahh mamah payaaahhh…’
memangnya abang..(aq memanggilnya abang..karena dia anakku paling besar..).kalok sama teman abang ngapaiinn..
‘yaa beda kali maahhh..’..kalo abang kan masihh muda..pastinya senang2 lah maaa…’
Baca selengkapnya, klik disini!;

Sphere: Related Content

Wed
9
Sep

BERCERITA ISI BUKU (STORY BOOK READING)

Posting by Dedi Haryono

by:  Dedi haryono

Info lebih lanjut silahkan kunjungi infopaud.com sorry kontennya masih sepi soalnya baru dibikin

Tracey (Wortham, 2006) menganjurkan 9 gagasan yang dapat dilakukan orang tua dalam bercerita isi buku dengan anak:

1. Get your children to talk.

Anak-anak belajar melalui percakapan dan pertanyaan. Orang tua dalam hal ini penting sekali umpan terhadap anak sehingga terjadi komunikasi dua arah dan menghargai dari berbagai pertanyaan yang diajukan oleh anak yang diakibatkan oleh respon mereka terhadap buku.

2. Help your children understand the story.

Penting sekali bagi orang tua untuk membantu anak agar mengerti isi cerita, salah satu contoh, orang tua menjelaskan hubungan-hubungan antar kejadian dalam cerita atau para lakon yang ada dalam cerita. Sehingga akhirnya anak mengerti tentang isi dan arah cerita.
Baca selengkapnya, klik disini!;

Sphere: Related Content

Fri
14
Aug

Pengalamanku Di Dunia Roh

Posting by Hwangti

Ini merupakan kelanjutan kisahku sebagai anak adopsi yang memiliki luka batin yang mendalam. Aku merasa sejak kecil, aku ada yang memperhatikan dan mengikuti. Mereka ini mahkluk halus.

Mungkin mereka tahu akan keberadaan luka batinku, sehingga mereka tertarik untuk mendekatiku. Mereka ingin memilikiku. Tapi, mereka ini jahat. Setiap kali ada orang yang berbuat jahat kepadaku entah disaat aku masih duduk di bangku SD atau SMP, mereka ini membalas kejahatan orang-orang itu. Padahal, aku tidak menginginkannya.

Sejak kecil, tepatnya umur berapa, aku lupa, aku sudah bisa melihat dan berbicara dengan mahkluk halus. Mengapa aku jadi seperti ini, ada kaitannya dengan sebuah kejadian mati suri yang pernah aku alami waktu aku berumur satu tahun.

Begini ceritanya. Pada mulanya, aku memang bukanlah seorang bayi yang sehat. Aku diadopsi ketika berumur 3 bulan. Suatu hari aku mengalami panas tinggi dan kejang alias step, dan ini berulang-ulang kali terjadi. Disaat aku dibawa ke dokter anak Lo Hon Sang di daerah Mangga Dua, aku meninggal di dalam perjalanan, meninggal di dalam Bajaj. Tapi beberapa menit kemudian, aku hidup lagi. Inilah yang kusebut mati suri.

Setelah kejadian ini, orangtuaku membawaku ke seorang pintar menanyakan perihal diriku yang aneh ini. Si kakek ini memberi aku nama Bong tet Po, yang artinya mendapatkan mustika, menggantikan nama Afui yang merupakan pemberian kedua orangtuaku. Kakek ini juga memberikan aku Hu atau jimat yang berupa kertas kuning yang diisi tulisan dan yang sudah didoakan sebagai pelindungku. Kalau tidak salah, seingatku, aku juga di kasih sebuah gelang putih yang suatu hari patah olehku.
Baca selengkapnya, klik disini!;

Sphere: Related Content

Fri
14
Aug

Pengalamanku Sebagai Anak Adopsi

Posting by Hwangti

Perkenalkan, namaku Bong Tet Po, panggilanku Apo. Aku dibesarkan oleh kedua orangtua angkatku yang  berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Aku dibesarkan di Jakarta, tepatnya di Rawa Bebek, Jakarta Utara.

Menurut data yang kudapatkan, aku dilahirkan di Jakarta, 21 November 1980 dengan nama Hari Sugito. Kedua orangtua angkatku mengadopsiku dari RS ATMA JAYA Pluit, Jakarta Utara.

Pada saat itu aku adalah seorang bayi yang sebenarnya menurut kaca mata manusia tidak layak diadopsi. Secara fisik aku tinggal tulang berbalut kulit dan aku terkena kekurangan gizi akut. Namun, ini semua boleh terjadi karena kasih TUHAN. Aku boleh melanjutkan hidupku dengan adanya aku diadopsi oleh pasutri yang telah dipilihNya sebagai kedua orangtuaku.

Saat-saat ketika mereka mengadopsiku, mereka berjumpa dengan ibu kandungku. Ibu kandungku adalah seorang wanita keturunan Tionghoa sama dengan kedua orangtua angkatku. Dialah yang memberi aku nama Hari Sugito. Dan nama itu sampai hari ini masih melekat padaku.
Baca selengkapnya, klik disini!;

Sphere: Related Content

Dunia Parenting dan Buku Anak di Facebook


Pustaka Nilna | Internet Bisnis | Sekolah Menulis | Bisnis Internet | Internet Money | Jurnal Profesi
Tips & Article | Dunia Parenting | Pendidikan Rumah | Jurnalistik | Belajar Membaca | Keynote Speaker | Bisnis Hosting